Rabu, 12 Oktober 2011

RESPIRASI

PENDAHULUAN

·         LATAR BELAKANG

Secara umum reaksi respirasi adalah sebagai berikut :
C6H12O6  + O2          CO2 H2O

Berdasarkan reaksi tersebut tampak bahwa respirasimembutuhkan oksigen dan menghasilkan karbon dioksida serta uap air.
Untuk membuktikan bahwa respirasi memang terjadi dengan persamaan reaksi seperti diatas ,maka dapat dilakuan kegiatan berikut.

·         TUJUAN

1.    Membuktikan bahwa respirasi membutuhkan oksigen
2.    Membukikan bahwa respirasi menghasilkan karbon dioksida
3.    Membuktikan bahwa respirasi menghasilkan uap

·         HIPOTESIS
Karena enzim katalase terbentuk atas senyawa protein, maka enzim ini juga memiliki ciri – ciri yang sama dengan protein. Kerja enzim akan sangat dipengaruhi oleh suhu dan derajat keasaman lingkungannya

·         LANDASAN TEORI

Salah satu ciri makhluk hidup adalah adanya proses pernapasan yang dilakukan makhluk hidup tersebut, proses pernapasan merupakan proses pengikat oksigen dan pengeluaran karbondioksida oleh darah melalui permukaan alat pernapasan.
Ikan membutuhkan oksigen sebagai salah satu kebutuhan dasar bagi kelangsungan hidupnya. Oksigen dibutuhkan untuk berbagai reaksi metabolisme. Oleh sebab itu, kelangsungan ikan sangat ditentukan oleh kemampuannya memperoleh oksigen yang cukup dari lingkungannya. Kebutuhan oksigen oleh ikan sangat dipengaruhi oleh umur, aktifitas serta kondisi perairan.
Pernapasan adalah proses pengikatan oksigen dan pengeluaran karbondioksida oleh darah melalui permukaan alat pernapasan. Proses pengikatan oksigen tersebut, selain dipengaruhi struktur alat pernapasan, juga dipengaruhi perbedaan tekanan parsial oksigen antara perairan dengan darah. Perbedaan tekanan tersebut menyebabkan gas-gas berdifusi ke dalam darah atau ke luar melalui alat pernapasan.
Alat pernapasan pada ikan antara lain insang, paru-paru seta alat-alat pernapasan tambahan yang hanya dimiliki oleh ikan tertentu saja. Untuk lebih mengetahui mekanisme pernapasan pada ikan baik dengan alat pernapasan biasa atau alat pernapasan tambahan maka praktikum ini dilaksanakan.

·         METODE PENELITIAN

Praktikum respirasi ini berlangsung pada hari Senin tanggal 19 September 2011. Alat-alat yang digunakan dalam praktikum respirasi ini adalah ikan mas kecil, oksigen dalam kemasan tabung kecil, air, katong pelastik ukuran 2 kg, dan karet gelang. Dengan prosedur kerja:

1.      Mengisi dua kantong pelastik dengan air kira-kira 0,25 liter.
2.      Memasukkan 5 ekor ikan mas ke dalam tiap kantong.
3.      Meniup kantong 1 dengan mulut lalu diikat dengan karet gelang.
4.      Meniup kantong 2 dengan menggunakan oksigen dari tabung oksigen sampai ukurannya sama dengan kantong 1 lalu diikat dengan karet gelang.
5.      Mengamati berapa lama ikan di masing-masing katong dapat bertahan hidup.

PERCOBAAN

·      ALAT DAN BAHAN

1.      Ikan mas kecil (10 ekor)
2.      Oksigen dalam kemasan tabung kecil
3.      Air
4.      Katong pelastik ukuran 2 kg (2 buah)
5.      Karet gelang


·      PERCOBAAN

1.    Isi kedua kantong pelastik dengan air kira-kira 0,25 liter.
2.    Masukkan 5 ekor ikan mask e dalam tiap kantong.
3.    Kantong 1 ditiup dengan mulut lalu diikat dengan karet gelang
4.    Kantong 2 ditiup dengan menggunakan oksigen dari tabung oksigen sampai ukurannya sama dengan kantong 1 lalu diikat dengan karet gelang
5.    Amati berapa lama ikan di masing-masing katong dapat bertahan hidup

·      HASIL PERCOBAAN

Kantong 1 (tiupan napas)
Kantong 2 (oksigen murni)
Ikan
Waktu hidup
Ikan
Waktu hidup
1
4 jam 50 menit
1
15 jam 20 menit
2
4 jam 50 menit
2
15 jam 20 menit
3
4 jam 50 menit
3
15 jam 20 menit
4
15 jam 20 menit
4
15 jam 20 menit
5
15 jam 20 menit
5
20 jam



















DISKUSI DAN PEMBAHASAN

Dari data hasil percobaan tabel di atas didapatkan:

·         Ikan di kantong 1 diisi tiupan napas pada jam 14.20 WIB. 3 ekor ikan mati 4 jam 50 menit kemudian, dan 11 jam 10 menit kemudian 2 ekor lainnya mati.
·         Ikan di kantong 2 diisi oleh oksigen murni pada jam yang sama seperti kantong A. 4 ekor ikan tersebut mati 15 jam 20 menit kemudian, sisanya mati pada 4 jam 40 menit kemudian.




































KESIMPULAN

Dari hasil percobaan dan pengamatan ikan yang berada di kantong 1 berisi tiupan napas lebih cepat mati daripda ikan yang berada dikantong 2 yang berisi oksigen murni karena kantong 1 itu tidak berisi oksigen melainkan karbon dioksida sementara ikan itu bernapas membutuhkan oksigen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar